Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 322551

Email

pbs@iainmadura.ac.id

Perkuat Budaya Riset, Prodi Perbankan Syariah UIN Madura Bekali Mahasiswa Tembus Jurnal Bereputasi

  • Diposting Oleh Admin Web Prodi PBS
  • Selasa, 22 September 2026
  • Dilihat 61 Kali
Bagikan ke

PAMEKASAN, — Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura mengambil langkah strategis untuk memperkuat budaya riset akademik di lingkungan kampusnya. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan webinar nasional bertajuk “Penguatan Kompetensi Mahasiswa dalam Penyusunan Publikasi Ilmiah Menuju Jurnal Bereputasi”.

Kegiatan akademik yang digelar secara hibrida ini dirancang untuk menjangkau partisipasi seluas-luasnya dari kalangan sivitas akademika. Peserta dapat mengikuti jalannya acara secara virtual melalui platform Zoom maupun menyimak siaran langsung melalui kanal YouTube resmi institusi. Animo civitas akademika terpantau sangat tinggi, dengan catatan total 115 peserta aktif yang mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI UIN Madura, Dr. H. Abdul Mukti Thabrani, Lc., M.H.I., memberikan apresiasi penuh atas terselenggaranya inisiatif strategis ini. Menurutnya, penguatan kapasitas menulis ilmiah bagi mahasiswa merupakan fondasi penting dalam mendongkrak mutu lulusan serta memperkuat rekognisi institusi. Senada dengan hal tersebut, Ketua Prodi Perbankan Syariah, Khotibul Umam, M.E.I., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen prodi untuk menjembatani kesenjangan antara hasil riset tugas akhir mahasiswa dan diseminasi publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi.

Untuk memastikan kualitas substansi materi, panitia menghadirkan pakar di bidang publikasi ilmiah, yakni Dr. Yayuk Sri Rahayu, SE., MM., CMA, akademisi dari Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam pemaparannya, Dr. Yayuk mengupas tuntas berbagai hambatan psikologis yang kerap dihadapi mahasiswa saat hendak memulai penulisan, seperti kebingungan merumuskan ide dan keraguan atas kapasitas diri. Sebagai solusi, ia menekankan pentingnya membangun tradisi membaca literatur rujukan secara konsisten.

Selain aspek motivasi, narasumber juga membedah secara teknis anatomi artikel ilmiah yang ideal. Mulai dari teknik merumuskan judul yang padat informasi, penyusunan abstrak yang komprehensif, hingga penulisan bagian pendahuluan yang wajib memuat urgensi, celah penelitian (research gap), serta unsur kebaruan (novelty). Peserta juga diberikan panduan praktis dalam mengidentifikasi bentuk kebaruan berupa invention, improvement, maupun refutation guna memenuhi standar kelayakan jurnal ilmiah.

Aspek krusial lainnya yang menjadi sorotan dalam webinar ini adalah strategi pemilihan target jurnal yang tepat. Peserta dibekali pemahaman mengenai tata cara menembus jurnal nasional terakreditasi SINTA, seperti Shirkah: Journal of Economics and Business yang telah meraih predikat SINTA 1, maupun jurnal internasional bereputasi. Narasumber mengingatkan pentingnya mencermati kesesuaian ruang lingkup (focus and scope) serta ketaatan penuh terhadap templat naskah yang ditetapkan pengelola jurnal.

Pemaparan materi yang bernas tersebut berlanjut pada sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif. Peserta tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan kritis, mulai dari strategi mengantisipasi penolakan naskah (rejection), kiat pemanfaatan layanan penyuntingan bahasa (proofreading), hingga langkah-langkah ketat dalam menghindari praktik plagiarisme. Seluruh rangkaian diskusi ini berhasil memandu peserta untuk melihat proses publikasi ilmiah secara lebih objektif dan sistematis.

Melalui penyelenggaraan webinar nasional ini, Program Studi Perbankan Syariah UIN Madura optimistis dapat melahirkan luaran riset mahasiswa yang tidak lagi berhenti sebagai dokumen arsip perpustakaan semata. Di samping membekali mahasiswa dengan portofolio kompetensi yang bernilai tambah untuk dunia kerja, kegiatan ini diharapkan mampu mendongkrak pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) serta memperkuat mutu akreditasi prodi secara berkelanjutan. Pada akhirnya, iklim akademik yang kompetitif ini disiapkan untuk mencetak generasi periset muda yang solutif bagi kemajuan industri keuangan syariah di Indonesia.